Arimatika Logic
- ALU (Arithmetic Logic Unit)
Arithmetic logic unit (ALU) adalah salah satu bagian dalam diri sebuah mikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi bilangan aritmatika dan logika.
Tujuan Alu adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program.
Operator logika yang dipakai pada ALU adalah sebagai berikut:
- Sama dengan ( = )
- Tidak sa,a dengan ( <> )
- Kurang dari ( < )
- Kurang atau sama dengan dari ( <= )
- Lebih dari ( > )
- Lebih dari sama dengan ( >= )
2. Skema ALU Inputs and Outputs
- Control Unit berfungsi untuk mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer secara keseluruhan.
- Arithmetic and Logic Unit (ALU) berfungsi untuk membentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer.
- Register berfungsi sebagai penyimpan internal bagi CPU.
- Flags berfungsi sebagai unit control untuk menentukan status prosesor dan hasil operasi ALU sebelumnya.
2. Konversi Bilangan
Konversi bilangan adalah suatu proses diana satu system bilangan dengan basis tertetu akan dijadikan bilangan dengan basis yang lain.
Sistem bilangan terdiri dari 4 antara lain:
- Desimal ( basis 10 ) adalah sistem bilangan yang paling umm digunakan dalam kehidupan sehari-hari.Dalam sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
- Biner ( basis 2 ) adalah sistem bilangan yang terdiri dari 2 simbol yaitu 0 dan 1.
- Oktal ( basis 8 ) adalah sistem bilangan yang terdiri dari 8 simbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7.
- Hexadesimal ( basis 16 ) Hexa,berarti 6 dan desimal berarti 10,maka heksadesimal adalah sistem bilangan yang terdiri dari 16 simbol yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A(10),B(11),C(12),D(13),E(14),F(15).Pada sistem bilangan hexadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf.Huruf A mewakili angka 10,B mewakili 11,hingga F mewakili angka 15.
Konversi bilangan dibagi menjadi 3 yaitu :
- Konversi dari bilangan Desimal ke biner.
- Konversi bilangan Desimal ke oktal
- Koonversu bulangan desimal ke Hexadesimal
1. Konversi dari bilangan Desimal ke biner
dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua,kemudian diambil sisa pembagiannya
dengan cara membagi bilangan desimal dengan dua,kemudian diambil sisa pembagiannya
Example:
(1x2^0)+(0x2^1)+(0x2^2)+(0x2^3)+(1x2^4)+(1x2^5) = 1+0+0+0+16+32 = 4910
Maka hasil dari konversi diatas adalah 4910
3.Konversi Bilangan Oktal ke Desimal
Ex: 4327(8) =...........(10)
Sehingga 4327(8) Oktal adalah 2263(10) Desimal
4.Konversi Bilangan Desimal ke Oktal
Sehingga dihasilkan 1059(10) = 02043 (8)
5,Konversi Bilangan Heksa ke Desimal dan begitu sebaliknya
Sehingga didapatkan hasil dari 1521(10) = 5FI(16)


Komentar
Posting Komentar